....

Jumat, 24 Mei 2013

Jalan Panjang Menjadi Jurnalis

resensi ini dimuat di Kompas-com Kamis, 23 Mei 2013
Oleh: Suhairi Rachmad *)

Judul     : Tidur Berbantal Koran, Kisah Inspiratif Seorang Penjual Koran Menjadi Wartawan
Penulis : N. Mursidi
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan : 1/Februari 2013
Tebal   : xiv + 243 halaman
ISBN    : 978-602-020-594-6
Harga   : Rp 44.800

Karya sastra adalah hasil sebuah perenungan yang mendalam dari seorang pengarang dengan media bahasa. Pengarang menuangkan pikiran, perasaan, pengalaman, ide-ide, dan semangat keyakinan dan kepercayaannya yang diekspresikan ke dalam sebuah karya sastra. Karya sastra mampu memberikan kesadaran dan pengalaman batin bagi pembacanya.

baca lebih lanjut...?

Kamis, 23 Mei 2013

Semesta Sang Tukang Koran

resensi ini dimuat di majalah Paras edisi 115 Mei 2013
Oleh Wakhid Nur Effendi

Judul     : Tidur Berbantal Koran, Kisah Inspiratif Seorang Penjual Koran Menjadi Wartawan
Penulis : N. Mursidi
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan : 1/Februari 2013
Tebal   : xiv + 243 halaman
ISBN    : 978-602-020-594-6
Harga   : Rp 44.800

Ini memang kisah sejati, namun ditulis dengan bahasa novel sehingga kisahnya yang diuntai dengan diksi tertata, khas bahasa para novelis, membuncahkan kalimat yang mengalir indah. Dengan plot linear, kita akan diantar sang penulis menelusur relung masa lalunya. Protagonisnya yang tak lain adalah si penulis sendiri, Mursisi berangkat dari pengalaman kepapaan dan kerasnya jalanan, tempat dia sabungkan asa dan harapan masa depan. Karena formasi berpikir dan bertindaknya adalah pelajaran dari jalanan, jangan harapkan terpapar kisah penuh wewangian.

baca lebih lanjut...?

Kamis, 16 Mei 2013

Masa Muda Stalin yang Kelam

resensi buku ini dimuat di Pikiran rakyat, Kamis 16 Mei 2013

Judul buku : Stalin Muda: Dari Anak Tukang Sepatu Menjadi Pemimpin Besar Dunia
Penulis      : Simon Sebag Montefiore
Penerbit    : Alvabet, Jakarta
Cetakan    : Pertama, 2012
Tebal buku: 664 halaman
ISBN        : 978-602-9193-21-3
Harga buku : 99.000,-

 TAK semua pemimpin besar di dunia ini memiliki masa lalu yang suci dan bersih dari bercak darah (kejahatan). Stalin bisa disebut sebagai satu contoh. Sebelum ia dikenal dunia sebagai sang diktator, sekaligus politikus ulung yang tidak mengenal belas kasihan --bahkan ada yang menjuluki sebagai psikopat kejam--, dia memiliki masa muda yang penuh petualangan kelam, berliku dan bahkan penuh misteri. Tapi sayang, masa muda Stalin yang penuh gejolak itu tidak banyak didokumentasikan dalam lembaran sejarah. Alhasil, banyak kontroversi dan kesimpangsiuran tentang kehidupan Stalin.

baca lebih lanjut...?

Kamis, 09 Mei 2013

Meraih Mimpi di Tengah Keterbatasan

resensi ini dimuat di HMINEWS.COM, Kamis/9 Mei 2013
Oleh: T. Nugroho Angkasa S.Pd

Judul buku : Tidur Berbantal Koran, Kisah Inspiratif Seorang Penjual Koran Menjadi Wartawan
Penulis      : N. Mursidi
Penerbit   : Elex Media Komputindo
Cetakan   : 1/Februari 2013
Tebal        : xiv + 243 halaman
ISBN       : 978-602-020-594-6
Harga      : Rp44.800

“Di jalanan aku mengenal kehidupan. Dari halaman koran, aku bisa belajar menulis.” – Nur Mursidi

Tatkala masih kuliah di Kampus IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, penulis pernah mengontrak rumah di dekat rel kereta api Sapen. Agar lebih murah, mereka urunan (membayar) beramai-ramai. Total penghuninya ada genap 8 orang. Uniknya, hampir setiap lima belas menit lantai rumah tersebut berguncang dan menimbulkan gempa lokal.

baca lebih lanjut...?

Minggu, 05 Mei 2013

Sang "Pemberontak" dalam Lipatan Sejarah

resensi buku ini dimuat di Kompas, Minggu 5 Mei 2013

Judul buku  : Taira no Masakado
Penulis        : Eiji Yoshikawa
Penerbit      : Kansha Books, Jakarta
Cetakan      : Pertama, Oktober 2012
Tebal buku  : 635 halaman
ISBN          : 978-602-971-96-9-7
Harga          : 89.800,-

SEJARAH --sebagai bahan literer sastra-- memang tidak pernah kering untuk dijadikan "latar" sebuah cerita --termasuk novel. Sebab, sejarah dapat diibaratkan serupa kotak pandora yang menyimpan kepingan-kepingan peristiwa dan kenangan di masa lampau. Tapi tidak semua kepingan peristiwa yang terjadi di masa lalu itu memiliki nilai penting dan bisa dikatakan berharga. Tugas pengaranglah yang kemudian harus memilah kepingan-kepingan cerita yang terserak di antara bongkahan batu karang literer sejarah itu untuk disuguhkan kembali dengan capaian estetis seraya meniti jalan berkelok dengan melakukan penafsiran.

baca lebih lanjut...?

Rabu, 01 Mei 2013

Review Buku: Tidur Berbantal Koran

Oleh: Paula

Judul       : Tidur Berbantal Koran: Kisah Inspiratif Seorang Penjual Koran Menjadi Wartawan
Penulis     : N. Mursidi
Penerbit   : Elex Media Komputindo, Jakarta
Cetakan   : Pertama, 2013
Tebal       : xiv + 245 halaman
ISBN      : 978-602-020-594-6
Harga      : Rp. 44.800,-

Buku dengan tebal 243 halaman ini merupakan karya dari N. Mursidi yang diterbitkan oleh Elexmedia Komputindo pada tahun 2013. Kisah di dalam buku ini menceritakan kisah nyata dari si penulis. N. Mursidi adalah anak desa yang membiayai kuliahnya di Jogja dengan berjualan koran. Cita – cita Mursidi sebelumnya hanyalah bisa kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Tetapi Mursidi yang awalnya berjualan koran hanya untuk membiayai kuliah dan hidupnya ternyata membuat jalan hidupnya berubah.

baca lebih lanjut...?

Minggu, 28 April 2013

Kisah Inspiratif Seorang Penjaja Koran

Oleh: Untung Wahyudi *)
dimuat di Tribun Jogja, Minggu 28 April 2013

Judul       : Tidur Berbantal Koran: Kisah Inspiratif Seorang Penjual Koran Menjadi Wartawan
Penulis     : N. Mursidi
Penerbit   : Elex Media Komputindo
Cetakan   : Pertama, 2013
Tebal       : xiv + 245 halaman
ISBN       : 978-602-020-594-6
Harga      : Rp. 44.800,-

Nama N. Mursidi bisa dibilang bukan nama baru di kancah kepenulisan, terutama majalah dan koran. Hampir setiap hari Minggu namanya menghiasai kolom-kolom opini, resensi, esai atau cerpen beberapa koran nasional. Semua itu bukan dilaluinya dengan mulus. Jalan terjal dan berliku kerap ditemuinya sejak kali pertama menapaki dunia kepenulisan. Pahit-manis dan jatuh-bangun sudah dilaluinya selama menjalani proses kepenulisan. Tak sekali pun dia mengambil “jalan pintas” dengan memplagiat karya orang lain seperti yang akhir-akhir ini terjadi dan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial Facebook dan Twitter.

baca lebih lanjut...?